Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Negeri Sakura, salah satu hal yang perlu dipikirkan matang-matang adalah biaya makan di Jepang. Jepang memang terkenal dengan kuliner yang memikat. Mulai dari sushi segar, ramen berkuah gurih, hingga takoyaki hangat di pinggir jalan. Tapi di balik kelezatan itu, ada kisaran harga yang bisa buat budget kamu cepat terkuras kalau tidak diatur.
Mungkin kamu bertanya-tanya: “Berapa sih sebenarnya biaya makan di Jepang per hari?” Nah, jawabannya tidak hitam-putih. Semua tergantung gaya liburan, lokasi, dan jenis makanan yang kamu pilih. Yuk, kita kupas tuntas mulai dari kisaran harga, tips hemat, sampai trik memaksimalkan keuntungan finansial saat berwisata kuliner di Jepang.
Baca juga: Kisaran Biaya Liburan ke Jepang untuk 7D6N: Rincian Lengkap & Tips Hemat
Rata-rata Biaya Makan di Jepang Per Hari
Berdasarkan pengalaman banyak traveler, biaya makan di Jepang per hari untuk wisatawan umumnya berkisar antara ¥1.500–¥5.000 (sekitar Rp165.000–Rp550.000 dengan kurs Rp110/¥). Rentang ini bergantung pada pilihan tempat makan dan jenis menu yang kamu pesan. Angka bisa lebih tinggi jika kamu sering mencoba restoran populer, menu spesial musiman, atau makan di kawasan wisata premium seperti Shibuya, Ginza, atau Shinjuku, yang umumnya memiliki harga di atas rata-rata.
Sebagai gambaran, perkiraan pembagiannya seperti ini:
- Sarapan di convenience store (konbini) seperti 7-Eleven, FamilyMart, atau Lawson: mulai dari ¥300–¥600 untuk onigiri, sandwich, atau kopi panas. Praktis, cepat, dan terjangkau.
- Makan siang di restoran ramen atau gyudon (misalnya Yoshinoya, Matsuya, atau Sukiya): sekitar ¥500–¥1.000, cukup mengenyangkan untuk lanjut beraktivitas seharian.
- Makan malam di izakaya, restoran sushi conveyor belt (kaitenzushi), atau restoran casual: mulai dari ¥1.200–¥3.000, tergantung lokasi dan menu yang dipilih.
Kalau ingin lebih hemat, banyak wisatawan memilih berburu makanan di depachika, area basement department store yang menjual aneka makanan siap saji dengan kualitas premium. Menariknya, menjelang jam tutup toko, banyak produk di sini dijual dengan diskon besar, sehingga kamu bisa mendapatkan menu lezat dengan harga jauh lebih murah.

Perbandingan Harga Makanan di Jepang (Detail)
Jenis Makanan | Kisaran Harga | Catatan Menarik |
Onigiri (nasi kepal isi tuna, salmon, dll) | ¥120–¥200 | Camilan cepat yang mengenyangkan, tersedia di semua konbini |
Ramen | ¥700–¥1.200 | Porsi besar, bisa jadi makan siang & malam sekaligus |
Gyudon (beef bowl) | ¥500–¥800 | Murah, cepat saji, dan tersedia 24 jam di banyak kota |
Sushi conveyor belt (kaitenzushi) | ¥100–¥300 per piring | Harga per piring tergantung warna piringnya |
Set menu di restoran keluarga (family restaurant) | ¥800–¥1.500 | Sudah termasuk nasi, sup miso, lauk, dan teh |
Makanan di restoran mewah | ¥5.000+ | Biasanya menu multi-course dengan bahan premium |
💡 Fun fact: Di beberapa supermarket, harga bento bisa turun hingga 50% setelah jam 20.00. Jadi kalau mau makan hemat di Jepang, inilah waktu berburu diskon terbaik.

Tips Hemat Biaya Makan di Jepang
1. Manfaatkan Convenience Store Sebagai Sahabat Perut
Kalau di Indonesia minimarket biasanya cuma tempat beli minuman atau camilan, di Jepang konbini itu levelnya naik beberapa tingkat. Mereka punya bento hangat, salad segar, sup miso, kopi panas, bahkan dessert lucu-lucu yang Instagram-able. Harganya? Ramah banget di kantong, mulai dari ¥300-an. Cocok buat kamu yang lagi ngejar biaya makan di Jepang per hari tetap terkendali, tapi perut tetap happy.
2. Berburu Diskon Malam Hari
Ini rahasia yang sering dipakai traveler hemat. Setelah jam 8 malam, supermarket dan depachika (food court di basement department store) mulai pasang label diskon di bento, sushi, dan lauk siap saji. Potongannya bisa sampai 50%! Jadi kalau kamu nggak keberatan makan malam agak telat, kamu bisa dapat makanan enak dengan harga miring.
3. Makan di Restoran Cepat Saji Lokal
Matsuya, Sukiya, dan Yoshinoya adalah trio penyelamat dompet di Jepang. Menu andalannya seperti gyudon (beef bowl) dan kare nasi selalu konsisten enak. Satu porsi bisa buat kenyang seharian dengan harga mulai dari ¥500. Cocok banget buat menjaga budget makan di Jepang tanpa harus kompromi rasa.
Baca juga: Mengenal Apa itu Travel Insurance: Jenis & Manfaatnya
4. Masak Sendiri Kalau Menginap di Airbnb
Kalau tempat menginapmu punya dapur, coba deh masak sendiri. Belanja bahan di supermarket seperti Aeon atau Don Quijote bisa jadi pengalaman seru, lihat sayuran, seafood, dan bumbu-bumbu unik yang nggak ada di Indonesia. Plus, biaya makan kamu bisa jauh lebih hemat.
5. Pilih Menu Set (Teishoku)
Di restoran keluarga atau kedai lokal, coba pesan teishoku. Biasanya sudah termasuk nasi, sup miso, lauk utama, sayur, dan kadang desert kecil. Harganya lebih hemat daripada pesan ala carte, tapi porsinya lumayan bikin kekenyangan.
6. Gunakan Kartu Kredit yang Memberikan Keuntungan Tambahan
Di Jepang, pembayaran non-tunai sudah jadi hal biasa. Nah, kalau mau lebih praktis sekaligus untung, pakai kartu kredit seperti Skorcard. Selain mempermudah transaksi dan membantu melacak pengeluaran makan, setiap pembelian juga bisa mengumpulkan Skorpoint yang bisa ditukar dengan KrisFlyer Miles. Jadi, makan enak di Jepang bukan cuma bikin perut puas, tapi juga buat kamu selangkah lebih dekat ke liburan berikutnya.

Estimasi Budget Makan untuk 7 Hari di Jepang
Dengan kurs 1 yen = Rp110, berikut simulasi biaya makan di Jepang per hari untuk tiga tipe traveler:
Tipe Traveler | Kisaran Biaya Makan per Hari | Contoh Menu Harian | Total 7 Hari | Total dalam Rupiah* |
Hemat | ¥1.500–¥2.500 | – Sarapan: Onigiri + kopi dari konbini (¥400)
– Makan siang: Gyudon di Matsuya (¥600) – Makan malam: Bento diskon dari supermarket (¥500–¥1.000) |
¥10.500–¥17.500 | Rp1.155.000–Rp1.925.000 |
Sedang | ¥3.000–¥4.000 | – Sarapan: Sandwich + jus di konbini (¥500)
– Makan siang: Ramen di restoran lokal (¥1.000) – Makan malam: Sushi kaitenzushi mid-range (¥1.500–¥2.000) |
¥21.000–¥28.000 | Rp2.310.000–Rp3.080.000 |
Mewah | ¥5.000+ | – Sarapan: Hotel breakfast buffet (¥2.000)
– Makan siang: Soba premium di restoran terkenal (¥1.500) – Makan malam: Fine dining kaiseki (¥6.000+) |
¥35.000+ | Rp3.850.000+ |
💡 Kurs estimasi: 1 yen ≈ Rp110. Nilai dalam rupiah dapat berubah mengikuti kurs terbaru.
Baca juga: Tips Liburan Hemat & Panduan Mempersiapkannya
Biaya Makan di Jepang bisa Hemat bisa Juga Mewah!
Mengatur biaya makan di Jepang bukan berarti harus mengurangi kualitas pengalaman kuliner. Dengan perencanaan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati ramen hangat di musim dingin, sushi segar di tepi laut, hingga camilan khas di festival tanpa khawatir pengeluaran membengkak.
Kuncinya adalah memahami kisaran harga, memanfaatkan promo dan diskon, serta memilih tempat makan yang sesuai dengan budget. Untuk membantu mengontrol pengeluaran, gunakan alat keuangan seperti Skorcard. Selain mempermudah transaksi, Skorcard juga membantu mencatat pengeluaran sekaligus mengumpulkan Skorpoint yang bisa ditukar menjadi KrisFlyer Miles. Dengan begitu, setiap yen yang kamu keluarkan di Jepang tidak hanya memberikan pengalaman kuliner, tetapi juga keuntungan tambahan untuk perjalanan berikutnya.
Leave a Reply